Bukti Lain kebiasaan Hidup Rasul Muhammad – Cara minum

Meniatkan Makan dan minum untuk dapat beribadah kepada Allah agar bernilai pahala. Segala perkara yang mubah dapat bernilai pahala jika disertai dengan niat untuk beribadah

Tentunya telah banyak ditemukan adab minum dan makan menurut ajaran (sunnah nabi Muhammad) dari berbagai sumber media lain.  Salah satu yang adab Rasul yaitu,

Minum dengan posisi duduk.

Terdapat hadits yang melarang minum sambil berdiri. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Janganlah kalian minum sambil berdiri. Barang siapa lupa sehingga minum sambil berdiri, maka hendaklah ia berusaha untuk memuntahkannya.” (HR. Ahmad no 8135)

Namun disamping itu, terdapat pula hadits yang menunjukkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam minum sambil berdiri. Dari Ibnu Abbas beliau mengatakan, “Aku memberikan air zam-zam kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Maka beliau lantas minum dalam keadaan berdiri.” (HR. Bukhari no. 1637, dan Muslim no. 2027).

Dalam hadits yang pertama Rasulullah melarang minum sambil berdiri sedangkan hadits kedua adalah dalil bolehnya minum sambil berdiri. Kedua hadits tersebut adalah shahih.

Lalu bagaimana mengkompromikannya?

Mengenai hadits di atas, ada ulama yang berkesimpulan minum sambil berdiri diperbolehkan, meski yang lebih utama adalah minum sambil duduk. Diantara ulama tersebut adalah Imam Nawawi dan Syaikh Utsaimin.

Meskipun minum sambil berdiri diperbolehkan, namun yang lebih utama adalah sambil duduk karena makan dan minum sambil duduk adalah kebiasaan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Minum sambil berdiri tidaklah haram akan tetapi melakukan hal yang kurang utama.

Ini salah satu penjelasan secara ilmiah dengan video sederhana .

 

Semoga bermanfaat, dan terus lah berlatih untuk selalu mengikuti kebiasaan hidul Rasul Muhammad dalam kehidupan sehari-hari.

Fakta mengenai Masjid Katedral Moskow

Pada Kamis (23/9/2015), Masjid Katedral di Moskow secara resmi telah dibuka, terdapat 15 fakta terkait masjid besar di Moskow ini.

  1. Rekonstruksi masjid menghabiskan 170 juta dolar AS. Sebagian besar dari jumlah tersebut diperoleh dari sumbangan pengusaha dan sekaligus senator Rusia Suleiman Kerimov dalam rangka mengenang ayahnya. Sebanyak 25 ribu dolar AS disumbangkan oleh Presiden Palestina Mahmoud Abbas atas nama anak-anak Palestina. Turki menyumbangkan mimbar—tempat imam memimpin salat Jumat—dan mihrab tempat imam berdiri saat salat berjamaah.
  2. Rekonstruksi masjid memakan waktu 10 tahun. Selama rekonstruksi, para jemaah tetap dapat melakukan salat di dalam masjid meski pelaksanaan ibadah kerap terganggu oleh pekerjaan tukang bangunan.
  3. Setelah renovasi, wilayah kompleks Masjid Katedral Moskow diperluas sebesar 20 kali lipat. Dulu, masjid ini hanya memiliki luas 980 meter persegi, dan kini menjadi 19 ribu meter persegi.
  4. Bangunan baru masjid dapat mengakomodasi sekitar 10 ribu jemaah. Di wilayah sekitar masjid selama hari raya dapat menampung hingga 20 ribu jamaah.
  5. Sebanyak 12 kilogram lapisan dari kertas emas menghiasi kubah masjid. Warna emas pada kubuh masjid ditujukan untuk mengingatkan orang akan “Moskow yang berkubah emas”. Ini berarti, ketika orang mendengar kata Moskow, orang akan langsung berpikir tentang banyak kubah emas, termasuk masjid ini. Lukisan di dinding dan langit-langit dibuat oleh seniman Turki atas dasar ornamen nasional muslim Rusia.
  6. Sebanyak 131 tiang pancang ditanam ke dasar masjid untuk memperkuat struktur bangunan hingga mendekati kereta bawah tanah. Sungai bawah tanah Neglinka mengalir tepat di bawah bangunan.
  7. Ada 6 lantai, 7 elevator, dan 15 pintu masuk yang terdapat di dalam gedung. Ada pula akses khusus bagi penyandang cacat.
  8. Lebih dari 500 pekerja terlibat dalam proses restorasi masjid. Di antara mereka antara lain tukang bangunan, arsitek dan seniman dari Rusia, Turki, dan negara-negara lain.
  9. Lebih dari 320 lampu kristal tergantung di dinding dan langit-langit yang menerangi masjid. Kebanyakan dibuat dalam bentuk kubah masjid.
  10. Lampu kristal utama di ruang tengah memiliki bobot 1,5 ton, lebarnya 4,3 meter dengan tinggi 7,6 meter. Di dalamnya terdapat 350 bola lampu. Lampu raksasa ini dibuat oleh 50 seniman asal Turki selama tiga bulan.
  11. Kedua menara masjid memiliki ketinggian 78 meter. Salah satunya menyerupai menara Spasskaya Kremlin Moskow, dan yang kedua menyerupai menara Syuyumbik Kremlin Kazan. Menara kedua dimahkotai dengan bulan sabit yang disimpan dari bangunan bersejarah masjid.
  12. Sebanyak 13 amplifier dipasang di sekitar masjid. Jumlah paling sedikit dipasang pada sisi bangunan yang menghadap komplek perumahan. Tingkat suara dari masing-masing speaker dikendalikan dari pusat kontrol khusus di dekat aula.
  13. Kubah yang dilapisi dengan kertas emas dan dimahkotai bulan sabit di atasnya memiliki tinggi 59 meter. Dari aula, ketinggiannya dari lantai ke atas atap adalah 42 meter.
  14. Salah satu bagian utama dari masjid adalah kiswah (kain dari sutra hitam yang menutupi dinding Kakbah di Mekah). Sekali dalam setahun, kain akan dilepaskan dan dipotong. Salah satu potongan-potongan ini disulam ayat Al-Quran dengan benang emas dan perak yang diberikan oleh Raja Arab Saudi kepada muslim Rusia saat berkunjung ke Moskow.
  15. Terdapat lebih dari 300 halaman buku yang berisikan nama seluruh jemaah dan dermawan yang ikut menyumbang biaya pembangunan masjid.

Ternyata, Ini salah satu Kunci Pembuka Rezeki

“Anakku.. sehebat apapun karir dan bisnismu.. Kamu tidak akan pernah bisa membeli sorga dengan semua itu…
Karena sorga hanya bisa kau dapatkan dengan rahmat (belas kasih) Allah SWT..

Anakku.. Kamu hanya perlu berkomitmen penuh atas 4 jaminanmu seperti yang selalu kamu ucapkan dalam doa iftitah di awal shalatmu.. (“inilah shalatku ya Allah, inilah ibadahku, inilah hidupku.. dan inilah matiku ya Allah.. semua itu hanya untuk Mu Tuhan penguasa Alam”).. Artinya, Kamu sendiri yang meminta Tuhanmu untuk mengevaluasi 4 hal tersebut. Apa betul 4 hal jaminan tersebut benar-benar kita upayakan untuk Nya.

Sehingga upayamu untuk meminta sorgamu seperti yang selalu kamu pinta dalam 3 ayat terakhir Al Fatihah disetiap shalatmu akan di aamiin-kan oleh seluruh malaikatNya.. (“Ya Allah.. hanya kepadaMu aku menyembah.. dan hanya kepadaMu pula aku meminta.. Tunjukkan jalan yang benar bagiku ya Allah.. yaitu jalan bagi orang yang Kau muliakan dengan nikmatMu (di sorgaMu).. dan bukan jalan bagi orang-orang sesat dan Kau murkai (di nerakaMu).

Continue reading